HOME      ABOUT      CONTACT      INSTAGRAM

Saturday, December 31, 2016

Welcoming 2017


Tahun baru 2017 tinggal beberapa jam lagi. Saya merasa tahun ini cukup cepat berlalu. Terimakasih Tuhan, Hyang Widhi, saya diberikan kesehatan sehingga bisa menikmati tiap momennya. Saya juga merasa begitu banyak berkah dan kebaikan yang saya terima di tahun ini.

Januari sampai Februari adalah waktunya holiday! Thanks to BPKP scholarship jadi saya bisa menikmati liburan di Bali lumayan lama. Dan akhirnya saya sukses nyetir mobil sendiri kemana-mana. Akhir Januari kemarin adalah kali pertama saya ke Nusa Lembongan. Memang harus sering-sering short escape nih!

Maret sampai Juni saya habiskan di kampus untuk menyelesaikan semester kedua. Akhir Juni untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Jepang! One of my favourite momments this year! Duh Jepang itu membekas banget di hati. Pengen segera bisa balik lagi kesana.


Bulan-bulan selanjutnya disibukkan dengan persiapan pernikahan. Persiapan pernikahan yang menyita waktu, pikiran, tenaga, juga biaya. Tapi exciting! Baru tahun lalu curhat kalau semua teman memutuskan menikah, terus tahun ini akhirnya saya yang menikah. Pernikahan membuat 2016 jadi tahun yang paling membahagiakan dan most favourite!


And here I am, remembering 2016 and make resolutions for 2017. So these are things I wish to achieve in 2017:
  • Able to swim (ini entah resolusi dari tahun kapan, mudah-mudahan tercapai di tahun 2017, Om Swaha!)
  • Menyelesaikan kuliah. *dengan skripsi yang berkualitas dan proses yang lancar
  • I wish I can live together with my husband. Udah cukup dengan long distance relationship masa lanjut ke marriage juga.
  • Renovating our small house and turn it into a “home”
  • Traveling abroad (Indonesia juga!)
  • Two books a month (ini juga resolusi udah lama, mudah-mudahan terealisasi)
  • Lebih banyak menulis dan sharing lewat blog, semoga dengan sharing saya bisa lebih bermanfaat bagi orang lain

Semoga tahun 2017 menjadi tahun yang penuh kebaikan dan keberkahan. Semoga saya, keluarga, teman-teman, orang-orang terdekat saya senantiasa dalam lindunganNya, diberikan umur yang panjang, dan rejeki berkecukupan.

Tahun ini saya sedih dan khawatir dengan banyaknya konflik dan perdebatan yang dipicu isu-isu sensitif. Semoga di tahun baru orang-orang semakin bijaksana dan berkepala dingin dalam menanggapi isu, tidak mudah terhasut, tidak mudah membenci dan terprovokasi, tidak keras kepala menutup mata-telinga-hati, dan mau terbuka saling menerima masukan.
Semoga diberikan kedamaian hati, pikiran, damai di dunia.

Happy New Year 2017!



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Thursday, December 1, 2016

Wedding Invitation #IndraGianWedding Part 2


Invitation Design
I Komang Swastawan
081916540614
email : ikomangswastawan@gmail.com
Instagram : @swastawanikomang

Exclusively Printed by
Astagina Vis Com
08573704878


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Sunday, November 27, 2016

#IndraGianWedding Part 1 : Couple Photoshoot


Saya dan Bli Indra itu jarang banget bikin foto berdua. Jangankan yang resmi, yang cuma sekedar selfie berdua aja kami sering kelupaan. Kadang udah diniatin bawa-bawa kamera, eh trus keasikan ngobrol dan lupa. Kebetulan juga kami berdua sama-sama bukan orang yang wajib update foto kegiatan di socmed.

Mempersiapkan pernikahan, saya yang lebih semangat untuk bikin pre wedding photo (saya lebih suka menyebutnya couple photoshoot aja). Demi mewujudkan photoshoot ini saya berusaha mencari referensi sebanyak-banyaknya. Jangan heran kalau dari Januari lalu saya udah browsing through my Instagram dan nanya sana sini. Pokoknya saya semangat berapi-api deh untuk mewujudkan couple photo ini. Makasih banget buat Bli Indra yang seratus persen memberi keleluasaan ke saya untuk menentukan dan memilih semuanya.


Setelah proses meditasi yang panjang dan melelahkan, akhirnya saya pilih konsep : Balinese Classic. Kenapa? Ada dua alasan kenapa saya memilih konsep ini. Pertama, It suits our personality a lot. Kami yang hampir nggak pernah bikin foto berdua, canggung banget kalo harus banyak pose di depan kamera. Jadi saya memilih konsep dimana kami hanya melakukan pose yang simpel tapi bisa jadi sophisticated. Nggak banyak variasi tapi kelihatannya megah dan unik. Kedua, terutama saya, sangat memimpikan bisa melakonkan orang Bali asli dalam sebuah foto. Bisa dibilang ini salah satu impian saya.

Punya konsep, tentu belum menyelesaikan masalah. Masalah selanjutnya adalah menemukan vendor yang tepat. Sepengetahuan saya (dan ini ternyata benar), jarang banget yang mau bikin photoshoot dengan konsep klasik (waktu itu di bulan Mei 2016, dan sekarang malah jadi in trend!). Kebanyakan suka yang glamour dan modern. Jadi referensi yang saya dapat juga terbatas. Sampai suatu ketika nggak sengaja saya ketemu dengan @maxhelar di Instagram.


@maxhelar Photography adalah freelance fotografer pertama yang saya lihat bisa menampilkan konsep Balinese Classic dengan sederhana tapi elegan. Dan setelah bekerjasama, saya puas banget dengan cara dan hasil kerja mereka. Pertama, mereka bisa dan enak banget diajak konsultasi juga memberikan banyak masukan. Kedua, proses photoshoot nya efektif dan efisien, mereka juga sabar menangani kami yang kadang bingung pose dan hilang ekspresi. Ketiga, they meet my expectation! And that means a lot! Mereka bisa mewujudkan konsep yang ada di dalam pikiran saya. @maxhelar lah yang juga membawa saya ketemu @tirta_harum by Arsanajaya MUA.

Seperti sulitnya menemukan fotografer yang memiliki portofolio konsep Balinese Classic, begitu juga dengan MUA. Memilih MUA tanpa pernah coba terlebih dahulu kan sama aja kaya beli kucing dalam karung. Hasil makeup yang terlihat bagus di portofolio Instagram nggak menjamin hasilnya oke secara nyata. Saya benar-benar harus bersyukur karena dipertemukan dengan @tirta_harum by Arsanajaya MUA. Bli Arsana dan team adalah MUA yang biasa mensponsori kontes duta pariwisata di Bali (Teruna Teruni Denpasar, Jegeg Bagus Badung, Jegeg Bagus Bali, dll). Melihat portofolionya, saya yakin kalau Bli Arsana bisa mewujudkan apa yang ada di pikiran saya. Saya sempat khawatir karena kami cuma berhubungan via media sosial. Saya konsultasi dan kirim-kirim konsep foto cuma via chat, bahkan nggak sempat fitting karena kesibukan masing-masing. Surprisingly, saya dibuat terkagum-kagum dengan hasil riasan Bli Arsana. MUA dan WD nya perfect! So as the photographer, they meet my expectation sooo well. Saya nggak berhenti tersenyum ketika bercermin. Yang bikin saya tambah jatuh cinta, Bli Indra yang ogah banget kalo dirias-rias, ternyata merasa nyaman dan bisa enjoy.


Sebelumnya saya sempat sangat khawatir dengan photoshoot ini. Takutnya nggak sesuai ekspektasi dan moodnya langsung buruk. Apalagi Bli Indra sebenarnya nggak terlalu suka dandan dan foto-foto begini. Tapi melihat dia bisa menikmati saya jadi happy. Syukurlah semuanya berjalan lancar dan prosesnya benar-benar menyenangkan.

Terimakasih sebesar-besarnya untuk @maxhelar Photography dan @tirta_harum by Arsanajaya MUA yang sudah mewujudkan pre wedding photo kami. Sudah pasti saya akan merekomendasikan keduanya ke semua orang. Such a great works! 

the squad

PS : konsep photoshoot Balinese Classic kami banyak diinspirasi oleh Mbak @milarosinta dan @andienaisyah. Terimakasih.

Photographer
Maxhelar Photography
Jalan Raya Kedewatan II no. 16, Ubud, Gianyar, Bali
081338307999
Instagram : @maxhelar

Make Up Artist & Wardrobe
Arsanajaya
Jalan Kecubung, Denpasar, Bali
Instagram : @tirta_harum




Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+